카테고리: Indonesia

Bantuan Kesehatan untuk Keluarga Multikultur Diberikan di Seluruh Negeri

checklist-3222079_960_720

Pusat Bantuan Keluarga Multikultur memberikan bantuan kesehatan secara gratis kepada WNA di seluruh penjuru Korea Selatan.

Pusat Hak Asasi Manusia untuk Wanita Migran di Korea Selatan dan Universitas Wanita Ewha menawarkan pelayanan klinik gigi gratis untuk migran pada 26-27 Januari 2019 di Darakbangjeondohyeophoei, Universitas Wanita Ewha. Migran yang tertarik dapat mendaftar hingga maksimal 10 Januari 2019.

Pusat Layanan Multikultur Kota Ansan memberikan bantuan layanan kesehatan gratis bagi penduduk setempat dan migran di Pusat Kesehatan Publik Danwon di Kantor Kesehatan Wonkok.

Pusat Bantuan Kesejahteraan Penduduk Migran Kota Seongnam memberikan layanan kesehatan dan gigi setiap hari Minggu di bulan Januari kepada penduduk migran.

HiFriends dan Rumah Sakit Woori Gimpo memberikan layanan vaksin influenza kepada keluarga multikultur, pekerja migran, dan mahasiswa internasional di Rumah Sakit Woori Gimpo pada tanggal 6, 13, dan 20 Januari 2019.

Continue reading “Bantuan Kesehatan untuk Keluarga Multikultur Diberikan di Seluruh Negeri”

Penduduk Migran di Suwon Menginginkan Bantuan Pencarian Kerja

success-2697951_960_720

Para migran yang berdomisili di Kota Suwon, Provinsi Gyeonggi paling menginginkan bantuan pencarian kerja.

Menurut hasil dari Survei Status dan Pekerjaan WNA di Suwon pada Tahun 2018 yang dikeluarkan oleh Badan Statistik Provinsi Gyeonggi pada 3 Januari lalu, para migran sangat menginginkan pekerjaan melalui bantuan pencarian posisi kerja untuk mereka (50,7%).

Jawaban terbanyak selanjutnya diikuti oleh bantuan kesehatam (41,6%), bantuan rumah (31,8%), bantuan hidup (23,7%), dan pendidikan anak-anak (16,8%).

Continue reading “Penduduk Migran di Suwon Menginginkan Bantuan Pencarian Kerja”

Apa yang Akan Berubah di 2019?

fireworks-3653379_1280

Upah minimum meningkat 10,9% dari tahun 2018 menjadi 8.350 KRW per jam dengan gaji bulanan menjadi 1,74 juta KRW.

Nilai ini berlaku untuk semua pekerja terlepas dari jenis pekerjaan, kewarganegaraan, pegawai tetap maupun kontrak, serta pegawai harian maupun patuh waktu.

Jumlah pajak bangunan komprehensif juga meningkat dan pasangan suami istri yang baru menikah dan membeli rumah pertama mereka hanya akan dikenakan pajak tersebut sebesar 50%.

Tunjangan anak akan meningkat. Tunjangan per bulan untuk anak-anak di bawah usia 6 tahun adalah 100.000 KRW dan mulai September 2019 batas penerimaan akan ditingkatkan hingga anak-anak tersebut masuk SD.

Jika batita berusia di bawah satu tahun mendapatkan perawatan, maka biaya perawatannya akan dipotong minimal setengah. Jumlah tunjangan untuk keluarga dengan orangtua tunggal akan ditingkatkan.

Tunjangan untuk keluarga berpenghasilan rendah akan ditingkatkan dengan jumlah maksimal 3 juta KRW dan syarat-syarat akan diringankan.

Mulai April 2019, para orang tua dengan pendapatan rendah di bawah 20% pendapatan nasional akan mendapatkan tunjangan pensiun dari pemerintah sebesar 300.000 KRW per bulan.

Continue reading “Apa yang Akan Berubah di 2019?”

Upacara Peresmian Rel Kereta dan Jalan Raya Korsel-Korut Diadakan di Stasiun Panmun

48991447_2380950281946706_2048026958637301760_n

Pada 26 Desember 2018 lalu, upacara peresmian pembangunan dan modernisasi jalan raya dan jalur kereta antara Korea Selatan dan Korea Utara diadakan di Stasiun Panmun di Gaeseong, Korea Utara.

Kereta khusus yang membawa delegasi dari Tiongkok, Rusia, dan Mongolia berangkat dari Stasiun Seoul pada pukul 6.45 dan tiba di Stasiun Panmun di Gaesong pada pukul 09.00.

Walaupun upacara ini merupakan langkah pertama untuk menyambungkan jalan raya dan rel kereta antara Korsel dan Korut, proses konstruksi ini akan memakan waktu yang tidak sedikit karena sanksi interasional keras yang diterima oleh Korut.

Continue reading “Upacara Peresmian Rel Kereta dan Jalan Raya Korsel-Korut Diadakan di Stasiun Panmun”

WNA Wajib Tinggal Minimal 6 Bulan Sebelum Mendaftar Asuransi Kesehatan

disease-292571_1280

Kementerian Kesehtan dan Kesejahteraan mengumumkan bahwa mulai 18 Desember 2018, syarat bagi WNA dan keturunan Korea yang ingin mendaftar asuransi kesehatan meningkat dari 3 bulan menjadi 6 bulan.

Apabila seorang WNA berada di luar Korea Selatan selama lebih dari 30 hari setelah tinggal lebih dari 6 bulan di Korea Selatan, maka status tinggalnya akan dimulai lagi dari awal apabila ia tiba kembali di Korea Selatan. Apabila setelah mendaftar, ia kembali berada di luar Korea Selatan selama lebih dari 30 hari, maka statusnya akan dicabut kembali.

Hanya pasangan dan anak di bawah umur saja yang bisa didaftarkan bersama, dengan menyertakan Kartu Keluarga atau dokumen yang bisa membuktikan hubungan keluarga lainnya. Dokumen itu harus mendapatkan Apostille terlebih dahulu di Kedutaan Besar Korea Selatan di negara asal sebelum bisa digunakan untuk mendaftar asuransi.

Bagi WNA yang tiba di Korea Selatan sebelum 18 Desember 2018, maka peraturan yang berlaku adalah batas minimal telah tinggal selama 3 bulan, bukan 6 bulan.

Continue reading “WNA Wajib Tinggal Minimal 6 Bulan Sebelum Mendaftar Asuransi Kesehatan”

Bayi Berusia di Bawah 1 Tahun Gratis Rawat Jalan Mulai 2019

newborn-1399155_1280

Mulai tahun 2019, biaya rawat jalan untuk bayi berusia di bawah 1 tahun adalah 0 KRW. Selain itu, batas pemakaian dan pembayaran Kartu Kebahagiaan Nasional (Gukmin Haengbok Card) akan ditingkatkan untuk bantuan biaya kehamilan dan kelahiran.

Kartu tersebut bisa dipakai mulai saat ibu hamil mendaftar untuk penggunaan kartu hingga 1 tahun sesudah kelahiran bayi. Batas pemakaian kartu pun meningkat hingga 100.000 KRW.

Biaya asuransi kesehatan nasional untuk bayi berusia di bawah 1 tahun akan turun sekitar 5 s/d 20% dan dapat dibayar dengan kartu tersebut.

Continue reading “Bayi Berusia di Bawah 1 Tahun Gratis Rawat Jalan Mulai 2019”

Penjara Seumur Hidup, Hukuman Pengemudi Mabuk Diperberat Jika Ada Korban Tewas

drunk-driving-40574_960_720

Pada 29 November lalu, Majelis Nasional Korea Selatan menyetujui UU baru mengenai hukuman pengemudi yang menyetir saat mabuk. UU ini akan mulai berlaku mulai 18 Desember 2018.

Sebelumnya, hukuman kepada pengemudi mabuk yang mengalami kecelakaan dengan korban tewas adalah penjara selama minimal satu tahun. Akan tetapi ke depannya, pengemudi tersebut dapat dipenjara selama minimal 3 tahun atau bahkan seumur hidup.

Jika ada korban luka saat seorang pengemudi mabuk mengalami kecelakaan, maka ia dapat dipenjara selama 1 hingga 15 tahun atau membayar denda sebanyak 10 hingga 30 juta won.

Continue reading “Penjara Seumur Hidup, Hukuman Pengemudi Mabuk Diperberat Jika Ada Korban Tewas”