카테고리: Indonesia

Kunjungan ke DMZ, Paket Wisata Paling Populer untuk Turis Asing

크기변환_20171021-DSC_8616

Kunjungan ke Zona Demilitarisasi Korea (Korea Demilitarized Zone/DMZ) adalah paket wisata yang paling populer di antara wisatawan asing di Korea Selatan.

Menurut laporan Asosiasi Pariwisata Korea (Korea Tourism Association/KTO) mengenai ‘Arah Undang-undang dan Tren Pariwisata Mewah’ yang disampaikan pada 14 Februari 2018, paket wisata satu hari satu malam yang paling populer bagi wisatawan asing adalah Paket DMZ yang meliputi kunjungan ke DMZ, taman Imjingak, Terowongan Infiltrasi Ketiga, Jembatan Kebebasan, dan Pameran DMZ.

Paket wisata terpopuler kedua adalah tur makanan malam yang merupakan paket perjalanan malam selama 4 malam untuk mencoba merasakan makanan Korea di malam hari seperti barbekyu, tahu, jeon, soju, dan makgeolli. Paket istana dan pasar Korea mengikuti di posisi ketiga.

Posisi keempat adalah KPOP dan kelima adalah kelas makanan tradisional yang dapat dipelajari di rumah pribadi.

 

Continue reading “Kunjungan ke DMZ, Paket Wisata Paling Populer untuk Turis Asing”

Program Pendidikan Hana Multicultural Center Darin

1. Kelas Tari Darin untuk Anak-anak
– Jenis tarian: K-pop, tari tradisional berbagai negara, dsb.
– Peserta: Anak-anak keluarga multikultur kelas 2 s/d SD
– Periode: 24 Februari s/d 28 April 2018
– Waktu: Sabtu pk 13:00 s/d 15:00
– Biaya: 50.000 won (uang akan dikembalikan jika jumlah kehadiran melebihi 80%)
– Waktu pendaftaran: s/d 20 Februari 2018

2. Menciptakan Guru Multikultural Kecil
– Jenis kelas: Pendidikan kebudayaan dan bahasa negara orang tua
– Peserta: Anak-anak keluarga multikultur kelas 2 s/d SD dari Mongolia, Indonesia, Vietnam, dan Tiongkok
– Periode: 10 Maret s/d 30 Juni 2018
– Waktu: Sabtu pk 14:00 s/d 16:00
– Biaya: 50.000 won (uang akan dikembalikan jika jumlah kehadiran melebihi 80%)
– Waktu pendaftaran: s/d 8 Maret 2018

3. Kelas Sulap Magic-Eye
– Jenis kelas: Teori sulap, sulap untuk keluarga
– Peserta: Anak-anak berusia 7 tahun ke atas
– Periode: 11 Maret s/d 1 April 2018
– Waktu: Minggu pk 10:00 s/d 12:00
– Biaya: 5.000 won
– Waktu pendaftaran: s/d 9 Maret 2018

4. Kamp Kartun Global
– Jenis kelas: Membuat webtoon (dari cut hingga menggambar karakter)
– Peserta: Anak-anak keluarga multikultur berusia 12 s/d 16 tahun
– Periode: 11 Maret s/d 20 Mei 2018
– Waktu: Minggu pk 12:00 s/d 14:00
– Biaya: 50.000 won (uang akan dikembalikan jika jumlah kehadiran melebihi 80%)
– Waktu pendaftaran: s/d 9 Maret 2018

5. Hot Body Design Project
– Jenis kelas: Program olahraga diet, pengaturan makan
– Peserta: Istri dari keluarga multikultur
– Periode: 18 Maret s/d 27 Mei 2018
– Waktu: Minggu pk 10:00 s/d 11:00
– Biaya: 50.000 won (uang akan dikembalikan jika jumlah kehadiran melebihi 80%)
– Perlengkapan yang harus disiapkan: Sepatu olahraga, baju olahraga, matras tipis
– Waktu pendaftaran: s/d 15 Maret 2018

 

Pendaftaran: http://hanadarin.com/ Pertanyaan: 02-743-6744

 

Continue reading “Program Pendidikan Hana Multicultural Center Darin”

Transportasi Umum Untuk Olimpiade Pyeongchang

999

Tersedia transportasi umum berupa KTX dan bus ekspres untuk para penonton Olimpiade Pyeongchang.

Jika menggunakan KTX, maka penonton dapat melakukan perjalanan dari Bandara Internasional Incheon ke Stasiun Gangneung selama sekitar 2 jam. Penonton pun dapat turun di Stasiun Jinbu dan Gangneung yang berada di sekitar area pertandingan.

Jika menggunakan bus ekspres, maka penonton dapat turun di terminal Hoenggye, Jinbu, Jeongseon, Jangpyeong, dan Gangneung.

Penonton dapat menggunakan shuttle bus untuk berpindah dari stasiun atau terminal menuju tempat pertandingan. Siapa pun bisa menaiki shuttle bus secara gratis walaupun tidak memiliki tiket pertandingan.

Penonton dapat mengecek rute dan jenis transportasi umum melalui pengumunan di situs resmi Olimpiade Pyeongchang atau melalui aplikasi Go Pyeongchang.

Selain itu, Pemerintah Kota Seoul juga menjalankan shuttle bus gratis dengan rute Seoul – Pyeongchang dan Gangneung.

Bus tersebut hanya bisa digunakan bagi pemilik tiket pertandingan, pertunjukan, atau pameran Olimpiade Pyeongchang sehingga penonton harus mendaftar lalu memesan terlebih dahulu melalui Pyeongchang eBus atau melalui aplikasi eBUS&VAN.

 

Continue reading “Transportasi Umum Untuk Olimpiade Pyeongchang”

Pemerintah Kota Seoul Memberikan Bantuan Sebesar Maksimal 6 Juta Won Untuk Acara Kebudayaan Komunitas WNA

seoul

Pemerintah Kota Seoul melaksanakan ‘Kontes Acara Kebudayaan Bagi Komunitas Penduduk WNA’ untuk membuat kesempatan bagi para penduduk Kota Seoul untuk mengetahui berbagai kebudayaan yang ada di dunia serta merevitalisasi acara kebudayaan dan aktivitas komunitas penduduk WNA di Kota Seoul. Pemerintah akan memberikan bantuan sebesar maksimal 6 juta won dari sekitar 80% biaya acara yang terpilih.

Pemerintah akan membantu acara kebudayaan seperti musik, olahraga, makanan, pakaian, dan sebagainya yang diadakan di Seoul dan diselenggarakan oleh organisasi atau komunitas penduduk WNA. Komunitas tersebut dapat berupa komunitas mahasiswa, istri-istri kawin campur, pekerja, dsb yang mengadakan acara di antara Maret hingga pertengahan November 2018.

Pemerintah Kota Seoul berencana akan fokus memilih acara yang dapat berkembang menjadi festival dan membuat para penduduk Kota Seountuk ikut berpartisipasi. Hal ini membuat fokus acara tersebut adalah acara yang berhubungan dengan acara peringatan nasional negara, kebudayaan tradisional, hari raya besar, atau kerja sama pertukaran budaya antar negara.

Pemerintah akan menetapkan dan mengumumkan pada pertengahan Maret 2018 untuk komunitas yang akan dibantu setelah menilai melalui isi acra, kemampuan pelaksanaan acara, dan efektivitas acara.

Bagi komunitas penduduk WNA yang berminat untuk berpartisipasi dapat mengisi formulir pendaftaran, rencana detail acara, dan perkenalan komunitas untuk mendaftar.

Formulir aplikasi dapat diunduh di situs Pemerintah Kota Seoul, Seoul Global Center, dan Seoul Hanultari.

 

Continue reading “Pemerintah Kota Seoul Memberikan Bantuan Sebesar Maksimal 6 Juta Won Untuk Acara Kebudayaan Komunitas WNA”

‘Ruang Doa untuk Muslim’ Batal Dibuat Karena Umat Kristen Menentang

222

Rencana untuk mendirikan ruang doa untuk para umat Muslim yang bisa dipindah-pindah di Gangneung, Gangwondo, dibatalkan.

Korea Tourism Organization (KTO) berencana untuk membuat ruang doa khusus untuk para atlet dan penonton muslim di Olimpiade Pyeongchang.

Segera setelah berita tersebut, muncul pesan-pesan di internet yang berpusat pada umat Kristen konservatif yang berisi ‘mari menelepon Kementerian Pariwisara untuk membicarakan mengenai ruang doa bagi para umat Muslim’. Menurut laporan News1, alasan penentangan ruang doa tersebut antara lain adalah ‘pengistimewaan kelompok agama tertentu’ dan ‘batas dasar untuk para Muslim’.

Perwakilan KTO mengatakan bahwa, “KTO telah mencoba menjalankan ruang doa berjalan untuk para umat Muslim selama olimpiade dan bekerja sama dengan Pemerintah Kota Gangneung. Akan tetapi banyak umat Kristen konservatif  yang menentang.”

 

Continue reading “‘Ruang Doa untuk Muslim’ Batal Dibuat Karena Umat Kristen Menentang”

11,2 Miliar Won, Jumlah Asuransi Jatuh Tempo yang Tak Diambil TKA

 

money-2724241_640

Diperkirakan jumlah asuransi jatuh tempo para Tenaga Kerja Asing (TKA) yang datang ke Korea Selatan tetapi tidak mencairkannya pada saat kembali ke negara asal mencapai 11,2 miliar won hingga tahun 2017.

Menurut laporang The Munhwa Ilbo, jumlah asuransi jatuh tempo saat meninggalkan Korea Selatan dan asuransi biaya kepulangan yang wajib dibayarkan kepada para pekerja dengan visa H2 (kunjungan kerja) dan E9 (pekerjaan non profesional) mencapai 23.436 buah atau 11,2 miliar won.

Para TKA dapat melapor sebelum kembali ke negara mereka dan mengambil uang asuransi jatuh tempo di bandara atau tempat lain dimana mereka meninggalkan Korea Selatan. Apabila mereka tidak menerimanya di Korea Selatan, mereka bisa mendapatkannya di lembaga nasional tenaga kerja di negara masing-masing (BNP2TKI untuk Indonesia). Uang asuransi yang melewati jadwal jatuh tempo diserahkan kepada Human Resources Development Service of Korea dan mereka mencari pemiliknya. Para TKA yang pernah tinggal secara ilegal pun dapat melapor dan mendapatkan hak asuransi mereka.

 

Continue reading “11,2 Miliar Won, Jumlah Asuransi Jatuh Tempo yang Tak Diambil TKA”

WN Korea yang Berwisata ke Luar Korea Meningkat 18%, Wisatawan Asing ke Korea Menurun 22%

aircraft-513641_640

Jumlah WN Korea Selatan yang berwisata ke luar negeri meningkat 18% pada tahun 2017 dibanding tahun 2016, sedangkan jumlah wisatawan asing yang datang mengunjungi Korea Selatan menurun sebesar 22%.

Menurut data yang dipublikasikan oleh Kementerian Hukum pada 24 Februari 2018, data imigrasi menunjukkan bahwa WN Korea Selatan yang berkunjung ke luar Korea Selatan berjumlah 53.440.000 orang atau meningkat sebesar 17,9% (8.130.000 orang) dibandingkan tahun 2016. Sebaliknya, kunjungan WNA ke Korea Selatan berjumlah 26.960.000 orang atau menurun 22,2% (7.710.000 orang) dibanding tahun 2016.

Negara asal WNA tersebut di antaranya adalah Tiongkok (4.390.000 orang atau 32,4%), Jepang (2.230.000 orang atau 17,2%), Amerika Serikat (960.000 orang atau 7,1%), dan Taiwan (950.000 orang atau 7,1%).

Tujuan kunjungan WNA tersebut sebagian besar adalah kunjungan sementara termasuk untuk wisata (77,5%), kunjungan (5,1%), dan pekerjaan (4,5%).

Pada akhir tahun 2017, jumlah penduduk WNA (termasuk WNA dengan visa kunjungan sementara) di Korea Selatan adalah 2.180.000 orang.

Urutan penduduk WNA berdasarkan presentase terbesar adalah Tiongkok (46,7%), Vietnam (7,8%), Thailand (7%), dan Amerika Serikat (6,6%).

Jumlah WNA yang tinggal lebih dari 91 hari adalah 1.580.000 orang dan 65,2% di antaranya tinggal di wilayah Seoul.

Jumlah pendaftar pengungsi adalah 9.942 orang atau meningkat 31,8% dari tahun 2015.

 

Continue reading “WN Korea yang Berwisata ke Luar Korea Meningkat 18%, Wisatawan Asing ke Korea Menurun 22%”