Pemerintah Korea Menyelesaikan Masalah Penduduk Usia Tua dengan Menerima Imigran

migration-3129340_960_720

Pemerintah Korea Selatan mengumumkan kebijakan baru untuk menerima tenaga kerja asing profesional untuk menjawab masalah jumlah penduduk usia produktif yang menurun karena menyusutnya jumlah kelahiran dan meningkatnya jumlah penduduk usia tua.

Pada 18 September 2019, Kementerian Strategi dan Keuangan menetapkan Panduan Menghadapi Perubahan Struktur Penduduk sebagai hasil akhir dari rapat penentuan kebijakan vitalitas ekonomi.

Pemerintah akan memperkenalkan Visa Pekerja Profesional untuk menarik tenaga kerja asing profesional dengan latar pendidikan dan gaji yang tingga. Tenaga kerja asing yang menggunakan visa ini bisa mendapatkan berbagai macam keuntungan seperti izin tinggal yang panjang, izin membawa keluarga, izin bekerja di Korea Selatan, dan sebagainya.

Dalam jangka menengah dan panjang, pemerintah juga akan memberikan layanan terpadu untuk pencarian kerja dan pendidikan anak-anak bagi pekerja asing profesional. Pemerintah akan memberikan bantuan pendidikan untuk anak-anak serta pendidikan bahasa Korea di SD. Konsultasi langsung mengenai imigrasi, ketenagakerjaan, dan kesehatan juga pasti akan diberikan kepada pemegang visa tersebut.

Untuk menambah populasi penduduk yang semakin menurun di daerah, penduduk migran bisa mendapatkan permanent residency jika ia telah tinggal dalam waktu yang lama di daerah tersebut. Keuntungan ini bisa didapatkan jika ia adalah mahasiswa internasional atau pekerja terampil di pabrik.

Selama ini, penduduk migran tidak akan bisa memperpanjang izin tinggal apa bila melanggar hukum, akan tetapi kebijakan yang akan berlaku menetapkan bahwa penduduk migran yang melanggar hukum di Korea Selatan harus membayar denda tetapi bisa memperpanjang izin tinggal di Korea Selatan. Beban denda tersebut akan digunakan oleh pemerintah sebagai biaya mengurus penduduk migran serta pembuatan kebijakan terpadu untuk penduduk migran.

Pemerintah membuat perubahan seperti ini dengan merubah beberapa hukum dan kebijakan yang terkait melalui Hukum Pengaturan Migran Terpadu.

Sealain itu, untuk menampah jumlah penduduk migran profesional, Sistem Poin Pekerja Terampil akan diubah menjadi visa dengan izin tinggal panjang. Melalui sistem tersebut, walaupun seorang pekerja migran datang ke Korea Selatan untuk bekerja kasar atau datang dengan visa kunjungan kerja, ia bisa mendapatkan izin tinggal lebih lama jika telah bekerja selama minimal 5 tahun di Korea Selatan dan memiliki sertifikat kompetensi kemampuan bahasa Korea.

Bagi penduduk migran yang sedang tinggal di Korea Selatan, pemerintah akan mengurangi batasan sistem kedatangan kembali dan mengurangi batasan minimal 3 bulan yang sedang dijalankan pada saat ini.

<한국 정부, 고령화 문제 이주민 유입으로 해결>

한국 정부가 저출산·고령화에 따른 생산연령인구 감소 현상 대응 차원으로 우수 외국 인력을 받아들이기 위한 정책을 발표했다.

9월 18일 기획재정부(Ministry of Economy and Finance)는 경제활력대책회의에서 이런 내용을 골자로 한 ‘인구구조 변화 대응 방안’을 논의한 뒤 확정했다.

‘우수인재 비자’를 신설해 고학력·고임금 외국인 인재를 유치한다. 이 비자를 발급받으면 장기체류나 가족동반, 취업 허용 등 다양한 혜택이 주어진다.

중장기적으로는 우수 외국인의 고용부터 자녀교육 문제까지 맞춤형 서비스를 제공한다. 출입국·고용·의료 실시간 상담은 물론, 초등학교 내 한국어 학급 수를 늘려 외국인 자녀 교육도 지원한다.

점점 줄어드는 지방 인구를 늘리기 위해 인구과소 지역에 기능대학 유학생이나 제조업체 숙련기능공이 일정 기간 머무를 경우 장기체류를 허용하고, 영주권 등을 획득할 때도 가점을 준다.

그간 이주민이 법을 위반하면 체류 연장 허가를 내주지 않았지만, 국내에 생활기반이 있다면 질서유지부담금을 부과하고 체류는 연장해줄 방침이다. 질서유지부담금으로 조성한 재원은 향후 외국인 체류 관리 비용, 외국인 사회통합 지원 정책 등에 활용할 예정이다.

이 같은 변화를 위해 관련 법령도 일제히 손질해 ‘통합적 이민관리법’ 체계를 구축하겠다는 것이 정부의 구상이다.

아울러 숙련 외국인력을 한국에 머물도록 하기 위해 비전문취업·방문취업 비자로 입국했더라도 국내에서 5년 이상 일하고 한국어 능력이나 자격증 소지 등의 요건을 충족한다면 장기체류 비자로 전환해주는 ‘숙련기능점수제’를 대폭 확대할 예정이다.

근속 외국인에 대해서는 출국 뒤 재입국을 허용하는 ‘성실 재입국’ 제도의 장벽을 낮추고, 재입국 제한 기간도 현행 3개월보다 단축할 계획이다.

답글 남기기

아래 항목을 채우거나 오른쪽 아이콘 중 하나를 클릭하여 로그 인 하세요:

WordPress.com 로고

WordPress.com의 계정을 사용하여 댓글을 남깁니다. 로그아웃 /  변경 )

Google photo

Google의 계정을 사용하여 댓글을 남깁니다. 로그아웃 /  변경 )

Twitter 사진

Twitter의 계정을 사용하여 댓글을 남깁니다. 로그아웃 /  변경 )

Facebook 사진

Facebook의 계정을 사용하여 댓글을 남깁니다. 로그아웃 /  변경 )

%s에 연결하는 중