Jumlah Kejahatan yang Dilakukan oleh WNA Hanya Setengah dari Kejahatan yang Dilakukan oleh Warga Negara Korea

444

 

Total jumlah kejahatan yang dilakukan oleh WNA yang tinggal di Korea hanya setengah dari jumlah kejahatan yang dilakukan oleh warga negara Korea.

Menurut laporan berjudul “Karakteristik dan Tren Kasus Kriminal Para WNA dalam Statistik” yang dibuat oleh KIC (Korean Institute of Criminology), jumlah kejahatan oleh WNA dari tahun 2004 hingga 2015 terus meningkat. Akan tetapi semenjak tahun 2012, peningkatan jumlah kejahatan para WNA menunjukkan angka yang stabil.

Menurut persebaran jenis kejahatan yang dilakukan oleh WNA, jenis kejahatan dengan jumlah tertinggi adalah kekerasan dan jumlah terendah adalah perampokan. Akan tetapi kejahatan seksual dan kejahatan lalu lintas terus meningkat dari tahun ke tahun.

Jumlah WNA yang ditangkap pada tahun 2011 mencapai jumlah tertinggi. Saat itu, jumlah warga negara Korea yang ditangkap adalah 3.524 orang dari 100.000 penduduk, sedangkan jumlah WNA yang ditangkap adalah 1.591 orang sehingga dapat disimpulkan bahwa kriminal Korea lebih banyak 2,2 kali lipat daripada WNA. Semenjak itu, jumlah penjahat berkewarganegaraan Korea lebih banyak 2 kali lipat dibanding WNA dan rasio itu tetap sama selama tahun-tahun berikutnya.

Mongolia adalah negara dengan jumlah WNA tertinggi di Korea yang melakukan kejahatan. Selain itu, jumlah kejahatan oleh WNA dari Uzbekistan, Kirgistan, Rusia, dan Tiongkok juga cukup tinggi. Sedangkan jumlah kriminal dari Asia Tenggara cukup rendah.

Menurut laporan dari media massa hukum, seorang peneliti bernama Choi Young-shin melaporkan bahwa walaupn jumlah kejahatan oleh warga negara Korea lebih besar dari WNA, orang Korea menganggap bahwa para pekerja migran adalah orang-orang yang berbahaya. Ia juga menegaskan bahwa prasangka dan salah paham orang Korea terhadap para WNA dalat menyebabkan diskriminasi dan kesulitan bagi para WNA untuk beradaptasi di dalam masyarakat Korea.

 

<외국인 범죄율 한국인의 절반>

한국 체류 외국인의 범죄율이 한국인의 절반 정도인 것으로 나타났다.

한국형사정책연구원이 최근 발간한 ‘공식통계에 나타난 외국인범죄의 발생 동향 및 특성’ 보고서에 따르면, 2004년 이후 2015년까지 외국인 범죄 증가율은 2012년 이후 체류외국인의 증가율 정도로 안정화 되고 있다.

외국인 범죄 유형별 분포에선 폭력범죄가 가장 높은 비율을 차지하고 있으며, 강도범죄가 차지하는 비율은 감소하고 있으나 성범죄와 교통범죄가 차지하는 비율은 증가하고 있는 것으로 나타났다.

외국인의 검거인원지수가 가장 높았던 2011년, 한국인의 인구 10만명당 검거인원은 3,524명이고 외국인은 1,591명으로 한국인의 검거인원지수가 외국인보다 2.2배 정도 높았다. 그 이후에도 한국인의 검거인원지수는 매해 외국인에 비해 2배 이상 높은 상태라고 보고서는 밝히고 있다.

국적별 범죄발생률을 살펴 보면, 몽골 국적자의 범죄발생률이 가장 높았고, 우즈베키스탄, 키르기스스탄, 러시아, 중국 등 북방에 위치한 국적의 외국인 검거인원지수가 상대적으로 높은 편이었다. 동남아시아 지역 국적자의 경우 검거인원지수가 낮은 편으로 나타났다.

법률신문의 보도에 따르면, 보고서를 작성한 최영신 연구위원은 “외국인범죄 발생 비율은 한국인에 비해 현저하게 낮은 상태임에도 불구하고 내국인들은 외국인 이주노동자 등에 대해 위험한 존재라고 인식하고 있다”며 “외국인에 대한 한국인의 잘못된 편견과 오해는 외국인에 대한 불필요한 차별을 양산하고 외국인의 한국사회 적응을 방해한다”고 지적했다.

답글 남기기

아래 항목을 채우거나 오른쪽 아이콘 중 하나를 클릭하여 로그 인 하세요:

WordPress.com 로고

WordPress.com의 계정을 사용하여 댓글을 남깁니다. 로그아웃 /  변경 )

Google+ photo

Google+의 계정을 사용하여 댓글을 남깁니다. 로그아웃 /  변경 )

Twitter 사진

Twitter의 계정을 사용하여 댓글을 남깁니다. 로그아웃 /  변경 )

Facebook 사진

Facebook의 계정을 사용하여 댓글을 남깁니다. 로그아웃 /  변경 )

%s에 연결하는 중