Kasus Kekerasan Kepada Pekerja Migran Serta Penyerangan Kepada Aktivis Korea

stop

Pada 12 Juli 2017, kelompok hak asasi manusia dan masyarakat sipil mengecam kasus penyerangan kepada aktivis hak asasi manusia oleh petugas imigrasi Ulsan serta mendesak kekerasan terhadap pekerja migran tak terdaftar untuk segera dihentikan.

Pada 4 Juli 2017, A yang merupakan pekerja migran dri Srilanka dan bekerja di perusahaan suku cadang mobil, berusaha untuk melarikan diri dari tindakan kekerasan yang dilakukan oleh petugas kantor imigrasi Ulsan dan jatuh ke jurang setinggi 6 meter. Ia akhinya kehilangan kesadaran dan pingsan setelah tengkoraknya retak dan kakinya terkena cedera berat.

Ketika kondisinya menjadi lebih serius, ia ditransfer dari rumah sakit kecil ke Rumah Sakit Universitas Dongguk di Gyeongju, lalu kemudian A dipindahkan lagi ke Rumah sakit Universitas Busan di Yangsan.

Kelompok imigran dan hak asasi manusia menyatakan bahwa kantor imigrasi Ulsan memindahkan A dengan paksa untuk menyembunyikan kenyataan bahwa mereka telah melakukan kekerasan.

Menurut Pusat Pekerja Migran Gyeongju, pada 10 Juli 2017, para aktivis mengunjungi Rumah Sakit Universitas Busan di Yangsan untuk mengunjungi A, akan tetapi mereka malah diserang oleh kepala tim kantor imigrasi Ulsan yang bernama Choi.

Kelompok imigran dan hak asasi manusia menekankan bahwa, “kami akan meminta pertanggung jawaban kepada pihak yang terkait, dalam hal ini kepada kepala kantor imigrasi Ulsan untuk memberi bantuan medis dan permintaan maaf secara resmi kepada aktivis hak asasi manusia yang diserang.”

Kelompok imigran dan hak asasi manusia mengirimkan surat protes kepada pemerintah segera setelah konferensi pers selesai.

 

<이주노동자 폭력단속, 한국인 활동가에게도 폭행>

7월 12일, 이주노동 관련 인권·시민단체들이 울산출입국관리소 직원의 인권활동가 폭행 사건을 규탄하며 미등록 이주노동자에 대한 폭력적 강제단속을 즉각 중단하라고 촉구했다.

7월 4일 경주시 자동차부품업체에서 일하던 스리랑카 국적의 이주노동자 A씨는 울산출입국의 단속으로부터 도망치다 6미터 아래로 추락해 머리뼈 골절과 심각한 다리 부상을 입은 채 의식을 잃고 쓰러졌다.

상태가 심각해지자 중소병원에서 동국대 경주병원으로 이송됐으나, A씨는 이후 다시 부산대 양산병원으로 강제이송됐다.

이주·인권단체들은 울산출입국관리소가 폭력 단속 실태를 은폐하기 위해 A씨를 강제 이송한 것이라고 주장하고 있다.

경주이주노동자센터에 따르면 7월 10일 활동가들이 A씨를 면회하기 위해 부산대양산병원을 방문했다가 울산출입국관리소 직원 최모 팀장에게 폭행을 당했다.

이주·인권단체들은 “폭행당한 인권활동가들에 대해 법무부의 공식적인 사과와 치료지원, 울산출입국관리사무소장을 비롯 관련책임자들의 엄중한 책임도 물어야할 것”이라고 강조했다.

이주·인권단체들은 기자회견 직후 정부에 항의서한을 전달했다.

답글 남기기

아래 항목을 채우거나 오른쪽 아이콘 중 하나를 클릭하여 로그 인 하세요:

WordPress.com 로고

WordPress.com의 계정을 사용하여 댓글을 남깁니다. 로그아웃 /  변경 )

Google+ photo

Google+의 계정을 사용하여 댓글을 남깁니다. 로그아웃 /  변경 )

Twitter 사진

Twitter의 계정을 사용하여 댓글을 남깁니다. 로그아웃 /  변경 )

Facebook 사진

Facebook의 계정을 사용하여 댓글을 남깁니다. 로그아웃 /  변경 )

%s에 연결하는 중